Sabtu, 20 Juni 2009

MAU LANGSING ?

Banyak cara orang berupaya ingin membentuk postur tubuh ideal, agar nampak lebih percaya diri dalam penampilan. Ada juga yang pasrah atau menyerah karena kurang berhasil dari segala usaha yang sudah dilakukan, dan mengatakan biar gemuk yang penting sehat. Lalu . . .adakah jalan yang dapat ditempuh untuk menjadi langsing . . .dan kalau bisa jalan pintas atau cara cepat tanpa efek samping?

Pertama-tama yang harus diketahui adalah ada faktor penentu gemuk-kurus, tinggi-pendek . . .yang orang mengatakan faktor genetis atau keturunan. Gen macam apakah yang membentuk sifat gemuk-kurus . . .dan bisakah dilawan untuk tidak muncul, sehingga orang dapat menentukan bentuk badan yang ideal yang optimal seperti diharap oleh kebanyakan orang? Menurut Bapak Genetika Dunia, dengan teorinya Hukum Mendel, bahwa sifat yang dimiliki orang tuanya diwariskan pada keturunannya atau pada anaknya. ( Hukum mendel I : pemisahan secara bebas/ segregasi, dan Hukum Mendel II : pengelompokan scara bebas ). Umumnya, bila kedua orang tuanya gemuk, peluang anaknya gemuk sangat tinggi, meski ada kemungkinan anaknya kurus. Berarti bila kedua orang tuanya kurus ada kemungkinan anaknya gemuk juga. Hal yang menyebabkan demikian, pada teori Mendel adalah adanya Gen Komplementer, yaitu gen yang saling mempengaruhi. Meskipun memiliki gen gemuk, bila tidak ada pendukung yang membuat gen gemuk itu berfungsi, maka anak yang lahir akan tetap kurus. Misal gen gemuk kita lambangkan AA dan gen kurus kita lambangkan aa , dan gen pendukung gemuk kita lambangkan BB dan pendukung kurus kita lambangkan bb , bila anak memiliki genotipe AAbb, akan tetap lahir sebagai anak yang kurus, sekalipun memiliki gen dominan gemuk AA, karena tidak didukung oleh gen BB, lalu bila anak memiliki genotipe AaBb akan lahir sebagai anak yang gemuk, karena memiliki gen gemuk A dan pendukung gemuk B, apa lagi yang memiliki genotipe AABB pasti lebih optimal muncul sifat gemuk. Sehingga jelas . . .bila orang tua kurus dengan genotipe AAbb ( ibu ) dan aaBB ( ayah ) . . . akan memiliki anak dengan genotipe AaBb dengan sifat gemuk.

Dapat dicoba untuk mengatasi kegemukan dengan berbagai teori yang masuk akal, yaitu meminimalkan energi yang masuk ke dalam tubuh. Karena menurut Watson dan Crick, gen adalah komponen Polinukleotida yang terdiri dari Phosphat, Gula ( pentosa ) dan basa nitrogen. Kalau begitu gen itu dibuat dan disediakan oleh makanan yang masuk kedalam tubuh. Bila energi terbatas maka tidak mungkin tubuh membuat / membangun sel baru dan membentuk jaringan sehingga tubuh menjadi gemuk atau tinggi. Orang sering mengatakan cara ini sebagai " Diet ". Bisa juga energi boleh masuk banyak, tetapi digunakan sebanyak-banyaknya untuk aktivitas , , , karena bergerak memerlukan energi, bekerja banyak maka energi dipakai banyak pula, akibatnya energi untuk membuat sel-sel baru tidak mencukupi . . .yang akan menghambat untuk gemuk...sekaligus juga terhambat untuk tinggi. Singkat kata banyak gerak banyak bongkar energi ( kurangi penimbunan lemak dan terhambat terbentuknya sel baru ), memungkinkan tidak akan menjadi gemuk.

Ada lagi teori, bila gemuk akibat timbunan lemak, maka lemak akan larut oleh asam, sehingga banyak makan atau minum yang mengandung Vitamin C atau makanan dengan rasa asam, akan membantu melarutkan lemak dan meminimalisir timbunan lemak dalam tubuh alias tidak akan kegemukan. karena lemak sesungguknya bukan jaringan, hanya berupa cadangan makanan yang disimpan dalam bentuk emultion ( sari-sari makanan yang berlebihan dibuat lemak eleh caian empedu dalam bentuk emulsi ). Usahakan sebelum diemulsikan oleh empedu, gunakan untuk olah raga, bekerja atau bergerak agar lemak tidak ditimbun, atau larutkan segera dengan mengkonsusi makanan yang mengandung banyak Vitamin C .

Dengan mengetahui bahwa gemuk diatur oleh gen,,, dan gen dibuat dari makanan atau energi yang ada pada tubuh, dan energi bisa dibatasi atau dinetralkan dengan gerak atau dilarutkan dengan asam . . . semua dapat membentuk tubuh yang ideal atau langsing sesuai yang diharapkan. Ingat....segala yang dilakukan jangan terlalu berlebihan . . . dalam pengertian mengurang atau menghambat bukan berarti menghentikan . . . agar gen tetap berfungsi namuntidak terlalu optimal, dan energi tubuh tetap ada namun tidak berlebuhan, lemak boleh ada dan jangan dilarutkan berlebihan, agar tubuh tetap kondisi baik dan optimal dengan bentuk tubuh optimal pula . . . boleh dicoba . . .dan semoga tubuh tetap langsing dan sehat . . .andai tetap gemuk . . .yang penting sehat juga.



Sabtu, 13 Juni 2009

SAHABAT BAGAI KEDONDONG

Siapa yang tidak kenal buah " Kedondong" ? bagi orang Indonesia pasti mengenal, karena buah ini sebagai ciri khas tanaman Malaysiana yang berdevisa tinggi yang endemi di Indonesia, banyak dijumpai di daerah Karimunjava ( selain tanaman Salak, Durian, Matoa, Meranti dan bunga Rafflesia Arnoldi yg juga sebagai tanaman Malaysiana) . Kedondong rasanya enak, sedikit manis dan asam, namun bagi yang tidak biasa mengupas sendiri pasti kurang memahami biji kedondong seperti apa. Buah yang berwarna hijau bentuk oval, halus dan mulus, namun memiliki biji yang bulat dengan dikelilingi serabut-serabut kasar, sehingga terkadang menyulitkan untuk mengkonsumsinya, karena daging buahnya pun terkait oleh serat-serat dari bijinya itu. Tidak perlu panjang lebar tentang ciri-ciri Kedondong... ringkasnya.... Kedondong adalah buah yang dari luar nampak halus mulus, namun dalamnya kasar dan menjerat daging buahnya sendiri. Lalu apa arti " Sahabat bagai Kedondong"?

Banyak terjadi dalam kehidupan sehari-hari, kita menemui orang terdekat yang kita namakan sahabat. Sengaja atau tidak, dan paham atau tidak, sering ada kejanggalan dalam perilaku sahabat terdekat kita. Awal mula pasti merasa agak aneh, dan kita mencoba memakluminya sebagai hal yang wajar. Lama-kelamaan akan muncul hal-hal yang nampak berlawanan antara apa yang dilakukan dengan apa yang diucapkan. Terkadang ucapan baik tapi perilaku kasar dan menyudutkan, atau bisa jadi perilaku baik dan sangat membantu namun kata-katanya menyudutkan dengan beberapa pernyataan yang bertolak belakang dengan perbuatannya pada diri kita.

Hal yang perlu kita waspadai dan cermati dari sahabat seperti ini adalah mengambil jarak dan mencoba menyikapi secara profesional dan hindari menyelesaikan dengan perasaan, dan kita harus berhati-hati....karena...bisa jadi kita akan membuangnya begitu saja.

Kedondong daging buahnya sebenarnya kita perlukan tetapi terjerat oleh biji yang luar biasa menyulitkan . . dan dapat membuat kita putus asa. . . terkadang muncul perasaan . . .lebih baik kita membuangnya dan tidak usah bersusah payah meraih daging buah yang nampaknya tidak seberapa tetapi dijerat dengan rumbai-rumbai biji yang kasar. Tidak sepadan antara perjuangan kita dengan hasil yang akan kita nikmati

Kita tidak boleh menyerah untuk memanfaatkan atau tepatnya memberdayakan daging buah itu meski kita lihat sulit. Dengan kejelian kita dan kehati-hatian kita, kita akan mampu membuat warna yang luar biasa, dalam pengertian tidak akan bosan dengan aneka buah yang kita pernah kenal dan kita konsumsi dengan mudah, karena kita dapat mengkonsumsi kedondong dan menikmatinya dengan rasanya yang khas dan yang pasti beda dengan jenis buah apapun.

Sahabat bagai kedondong bukan berarti untuk menjuluki sahabat kita baik hanya luarnya saja dan dalamnya penuh dengan kemunafikan, melainkan kita diajak memahami dan tetap dapat menerima baik serta menjaga sahabat tetap sahabat bukan musuh atau membuangnya ibarat dulu tidak kenal dan sekarang kalau tidak kenal pasti tidak masalah. Kita bisa sadari bahwa tidak semua buah dapat kita konsumsi dengan mudah tanpa mengupas atau memotongnya. Demikian juga ada sahabat yang memang memiliki watak atau sifat yang sulit kita pahami, namun bila kita telah menemukan cara atau hal yang diharapkan oleh sahabat kita, kita dapat merasakan keharmonisan dalam persahabatan. Semoga dengan berjalannya waktu kita dapat berusaha dan berjuang seperti berupaya meraih daging buah kedondong yang cukup rumit itu . . .dan akan mampu mengembalikan keharmonisan sahabat yang sesungguhnya seperti harapan kita. Mengarah pada Sahabat yang mengerti akan arti sahabat, yaitu rela menyerahkan nyawa-Nya demi keselamatan sahabat-Nya yang dicintai-Nya, sekalipun sabatnya tega membuat_Nya menderita, bahkan tega menyalibkan-Nya. Jangan takut punya sahabat bagai kedondong, karena kita telah punya Sahabat sejati yang mengajarkan pada kita untuk tetap cinta sekalipun dibuat menderita.

Senin, 01 Juni 2009

PRESTASI

Setiap usaha pasti ada hasilnya, meskipun belum sesuai dengan yang diharapkan. Jangan menganggap segala sesuatu yang belum berkenan di dalam hati selalu dikatakan sebagai kegagalan. Terlalu ekstrim bila menilai demikian!

Sebuah prestasi yang menakjubkan berawal dari ketekunan dan kesabaran yang dirintis secara perlahan. Jangan berharap prestasi datang dengan satu gebrakan kaki dan seperti mendapat durian runtuh. Patut disyukuri dan pantas berbangga bila kita memperoleh keberhasilan seperti yang kita harapkan karena sepadan dengan usaha yang kita lakukan, bukan hanya sekedar kebetulan.

Prestasi suatu hal yang dapat menaikkan prestise dan menambah rasa percaya diri serta mampu meningkatkan kualitas kerja dan hasil kerja. Karena dari tangan-tangan profesional atau prestasi kinerja yang baik akan menghasilkan hal yang baik pula. Dituntut tanggungjawab yang sungguh, bukan sekedar teooritis untuk menggebrak suatu rencana tapi dengan kerja nyata dan kualitas diri yang realistis yang mampu meluluhlantahkan segala omong kosong atau teoritis belaka.

Dimanapun. . . prestasi dan profesionalisme kerja akan lebih mampu membuktikan kualitas diri dari pada wacana atau teori belaka. Coba berprestasi saja ! Prestasi dan prestise serasi . . .


Jumat, 29 Mei 2009

APA BURUKNYA REPTILIA ?

Banyak jenis hewan yang tergolong pada Reptilia, satu dengan yang lain memiliki sedikit persamaan atau banyak perbedaan. Namun dalam kehidupan sehari-hari banyak orang yang menggunakan hewan dari golongan Reptil ini untuk marah. . . sepertinya ada hal yang ingin disamakan dari salah satu kebiasaan Reptil untuk disamakan dengan perilaku orang, sehingga puas rasanya kalau sudah menjulukinya dengan nama hewan kelompok Reptil ini. Apa sih buruknya Reptil ?

Bila memahami ciri-ciri umum Reptil sebenarnya tidak ada yang aneh . . . karena Reptil tergolong hewan yang lembut dan tidak berisik apalagi menakutkan. Mungkin orang menilai hal ini tidak baik . . . diam-diam . . .tahu-tahu menjulurkan lidahnya dan menelan hidup-hidup mangsanya yang ada disekitarnya . . . maka orang suka pakai istilah " Ular " kalau marah pada orang yang nampaknya di depan baik ternyata menipu / berbohong / menghabisinya tiba-tiba. Parah juga kalau memang terjadi demikian.

Ada yang menjuluki seseorang dengan hewan lain misalnya " Buaya darat " atau " kadal " pada seseorang yang tidak bertanggungjawab atas pernikahan atau hubungan khusus yang sudah dijanjikannya. Apa hubungannya dengan hewan-hewan Reptil? . . .hoooo ternyata ciri-ciri reproduksi pada kelompok Reptil adalah saat pendekatan dan bahkan sampai hubungan seksual, hewan Reptil sangat lembut dan halus, sabar, tenang. . . namun . . .setelah hubungan seksual itu selesai . . . tidak ada urusan apapun dan tidak ada kerja sama diantara kedua hewan yang tadinya luar biasa menikmati kebersamaan yang begitu tenang dan damai. Pantas saja orang selalu pilih hewan Reptil bila diingkari pasangannya atau ditinggal pergi pasangannya. Perlu diketahui jenis hewan Reptil semua sama cara Reproduksinya. ( Kadal. Ular, Buaya dll )

Ada lagi yang mengumpat dengan istilah " Bunglon " apa maksudnya? Mungkin banyak orang melihat keunikan Bunglon, yaitu dapat berubah warna kulit tubuhnya mengikuti lingkungan untuk menyelamatkan diri, dalam istilah Biologi " mimikri ". Bisa jadi arah umpatan itu adalah sikap orang yang ingin cari selamat diri sendiri dengan bersikap menyesuaikan " ABS atau asal babe senang " Sehingga orang menjulukinya dengan "Bunglon ". Wah hebat juga wawasan masyarakat tentang perilaku hewan Reptil.

Kalau setelah makan orang cepat-cepat tidur dijulukinya dengan "Ular " mengapa? . . . ternyata Ular hanya akan keluar saat lapar dan mau kawin. dan setelah makan pasti tidur itu yang dilakukan ular . . . Luar biasa orang memahami berbagai jenis Reptil dan lebih hebat lagi menjuluki orang dengan perilaku jenis-jenis Reptil dengan tepat .

Dari berbagai sifat buruk dari Reptil ada satu hal yang orang tidak boleh lupa, yaitu semua jenis Reptil dapat menyembuhkan penyakit kulit dengan cepat, karena lemak / minyak dari kelompok Reptil dapat menguatkan kulit /membuat kulit menjadi sehat dan optimal. Bisa dioleskan langsung pada kulit yang luka atau memakan daging Reptil untuk penyembuhan kulit dari dalam.

Ingatlah baiknya Reptil dan jangan ingat-ingat buruknya . . .agar kita tidak membenci Reptil. Lagi pula tiap-tiap makhluk hidup memiliki ciri khusus yang membedakan dengan makhluk lain. Andai kita dijuluki dengan nama salah satu hewan Reptil . . .itu hanya salah satu sifat yang sama. Yang pasti manusia memiliki akal budi yang dapat mengendalikan perilaku amoral yang tidak semudah itu kita disamakan dengan hewan.


Rabu, 27 Mei 2009

MENGAPA TAKUT VIRUS ???

Dengan munculnya penyakit baru yang makin seru dan beruntun, membuat panik masyarakat. Bahkan media masa ikut meramaikan dan mempublikasikan penyakit yang kebanyakan belum teridentifikasi dengan baik. prediksi satu dengan yang lain saling simpang siur . . . namun memikat banyak kalangan yang peduli dengan kesehatan dan tidak ingin meninggal sia-sia oleh penyakit yang seru dibicarakan orang.

Flu Babi misalnya menjadi bintang pemberitaan akhir-akhir ini. Konon penyebabnya adalah Virus yang mula-mula hanya menyerang Babi, namun saat ini sudah mampu beradaptasi dan invasi pada tubuh manusia yang menyebabkan influenza mematikan, karena berbeda dengan Virus Corona penyebab influenza yang dikenal selama ini.

Virus jenis apapun sebenarnya sangat berbahaya bagi makhluk hidup, karena semua jenis virus hanya bisa hidup pada makhluk hidup, dalam pengertian setiap jenis virus pasti merugikan bagi makhluk hidup yang ditumpanginya. Lalu apakah kita harus takut dengan virus ?

Bila memahami ciri-ciri virus yang hanya hidup pada makhluk hidup dengan mengambil alih fungsi ADN atau ARN pada metabolisme sel saat kondisi sel tidak optimal, maka kita tidak perlu takut. Karena sesungguhnya ada rambu-rambu saat tubuh kita tidak optimal. Misalnya pusing, males, letih, ngantuk, lemah, panas badan meningkat dan lain-lain yang merupakan keluhan yang tidak nyaman, maka sebaiknya istirahat dan mengoptimalkan badan dengan berbagai cara, misalnya makan, minum, tidur, olah raga refreshing dan lain-lain, sampai kondisi tubuh kita terasa kembali normal, maka virus seganas apapun tidak akan mampu menyerang tubuh kita.

Hal utama yang harus kita waspadai adalah menjaga tubuh kita dengan makan, istirahat dan olah raga yang cukup, sehingga metabolisme berjalan normal, maka segala kuman yang masuk akan diatasi oleh tubuh sendiri dengan zat antibodi yang secara otomatis mampu dibuat oleh setiap sel. Bila energi dalam sel tidak optimal, pembuatan zat antibodi juga akan terhambat, akibatnya mudah terkena penyakit termmasuk jenis virus yang mengerikan itu.

Jadi . . .tidak perlu takut virus, karena bisa kita cegah dengan pola hidup yang sehat dan bersih. Bila ada tanda-tanda keluhan yang luar biasa tidak nyaman dalam tubuh . . .segera ke dokter . . .karena sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga . . .sepandai-pandainya menjaga kondisi tubuh tetap optimal . . .ada yang sakit juga . . . dan waspada lebih baik dari pada sembrono atau tidak hati-hati. Tetap berdoa dan jaga diri . . .semoga selalu sehat. Amin

Kamis, 19 Maret 2009

SEMBUH DALAM KEPASRAHAN YANG SUNGGUH

Bila kita pernah sakit, maka kita dapat mengetahui bagaimana rasanya sehat. Sakit dalam pengertian konotatif maupun denotatif memang tidak enak, bila badan ini ada sesuatu yang mengganggu sistem kerja tubuh, sehingga kita dinyatakan sakit rasanya hanya ingin tidur, atau bahkan tidak bisa berbuat sesuatu termasuk tidurpun sulit. Lalu apa sesungguhnya sakit itu dan apa yang harus kita lakukan dalam ketidak berdayaan itu?

Bila tubuh kita tidak dapat berfungsi secara normal seperti biasanya, maka kita katakan kita sedang sakit. Banyak cara untuk mengatasi dan menyembuhkan diri kita dari segala macam penyakit, terlebih saat ini ilmu kedokteran berkembang sangat pesat, bahkan aneh bila kita sampai terlambat untuk mengatasi penyakit yang ada pada diri kita. Banyak hal dapat sebagai sarana untuk kesembuhan kita dari berbagai gangguan baik gangguan oleh kuman yang sering kita katakan sakit fisik. Gangguan oleh orang yang ada disekitar kita secara psikis akan mengganggu kejiwaan dan mentalitas kita. Sakit fisik maupun psikis sama-sama tidak enak dirasakan dan sama-sama harus segera disembuhkan.

Ada satu hal yang penting yang terkadang luput dari pertimbangan kita untuk bebas dari rasa sakit atau sembuh dari sakit, yaitu berserah diri pada Tuhan dengan sungguh-sungguh. Karena dalam kepasrahan yang sungguh kita akan merasa tenang dan damai, sehingga metabolisme tubuh akan tetap dapat bekerja meskipun ada yang mengganggu yaitu kuman penyakit, bila metabolisme tubuh tetap berjalan, meskipun kurang optimal akan tetap mengarah pada kestabilan kerja sistem organ tubuh. Makanan apapun yang paling kita suka tersedia dan dokter yang paling terkenal turut serta membantu mengatasinya, bila hati tidak tenang, atau masih ada keresahan dalam diri kita, yakinlah penyakit apapun yang menyerang kita akan tetap betah tinggal dalam diri kita. Bila kita berserah diri pada Tuhan, dan Tuhan tinggal pada diri kita, maka hati kita akan tenang, dan tubuh kita akan terlihat lebih berseri, diikuti kerja tubuh juga optimal melakukan aktivitas untuk membentuk energi aktivitas, akibatnya energi dalam tubuh akan optimal kembali dan kita akan segera pulih atau sembuh dari sakit.

Tidak mudah untuk segera menyadari untuk berserah diri pada Tuhan bila kita sedang sakit, karena yang ada adalah krisis perhatian dan krisis energi, rasanya hanya ingin marah meskipun dengan energi yang sangat terbatas. Padahal marah memerlukan energi dua kali lipat dibanding kalau kita lakukan segala sesuatu secara normal atau saat tidak sakit dan tidak marah.

Menata hati dan menerima dengan ikhlas apapun yang sedang terjadi akan membuat tubuh menjadi lebih tenang dan normal. Dalam ketenangan itulah hadir bisikan lembut dalam hati yang membuat segala sesuatunya menjadi jelas, dan mudah untuk menyadari apa yang terjadi dan mampu mengendalikan diri untuk berbuat sesuatu yang lebih tepat dan bijaksana yang akan membuat bahagia semua pihak. Akhirnya sakit fisik maupun psikis dapat hilang secara perlahan. Inilah penyembuhan diri dengan kepasrahan yang tulus dan sungguh yang mampu menenangkan jiwa dan mampu membuat tubuh bugar kembali tidak perlu biaya mahal. Boleh dicoba . . .


Rabu, 04 Maret 2009

PEMUKA MASYARAKAT

Ada perasaan kurang nyaman kalau ada orang yang menganggap aku sebagai orang penting, atau bahkan menganggapku sebagai pemuka masyarakat. dari sudut pandang mana mereka melihat dan menilai, dan atas dasar apa mengkategorikan penilaian yang sungguh membuat hati ini merasa aneh saja. Tulisan ini ingin mengklarifikasi pendapat orang yang terkadang kurang tepat, atau bahkan tak beralasan sama sekali. Apa sesungguhnya arti pemuka masyarakat? Siapa yang pantas mendapat julukan semacam itu? Orang yang dituakan? ataukah orang yang benar-benar tua di suatu daerah? ataukah orang yang biasa membantu atau menolong sesama di daerah tertentu? atau bahkan orang yang berjasa di suatu daerah dan berguna di dalam masyarakat setempat?

Pemuka masyarakat biasanya merupakan sosok orang yang sangat disegani, menjadi panutan, selalu didengar dan diminta pendapatnya untuk banyak hal yang berkaitan dengan keputusan tentang sesuatu rencana kegiatan masyarakat, dapat sebagai teladan hidup baik secara pribadi maupun kehidupan keluarganya. Figur kepemimpinan maupun kehidupan sosialnya sangat melekat erat pada diri pribadi sang pemuka masyarakat. Sehingga sangat berat mendapatkan predikat atau julukan pemuka masyarakat. Bukan orang pendatang baru yang meskipun pandai dan kaya raya akan otomatis menjadi pemuka masyarakat, karena pemuka masyarakat sebagai predikat yang dianugerahkan dengan cuma-cuma, namun tidak setiap orang mampu meraihnya, karena predikat itu tidak bisa diusahakan atau direncanakan untuk diberikan pada seseorang, namun siapapun orang yang mendapat julukan pemuka masyarakat biasanya sangat terhormat dan memang pantas untuk dihormati, karena kepribadian yang mempesona yang membuat orang segan dan mengaguminya.

Dengan melihat figur pemuka masyarakat adalah seorang tokoh yang luar biasa seperti itu, maka pantaskah aku mendapat julukan pemuka masyarakat? meskipun hak orang untuk menyebut saya atau juga orang lain dengan apa saja, tapi satu yang pasti saya merasa belum pantas disebut pemuka masyarakat. Terlibat aktif dalam masyarakat saja kurang, apalagi bersosialisasi dalam banyak hal / kegiatan masyarakat, untuk itu agar tidak menambah kebencian orang terhadap orang lain atau sesama warga, sebaiknya tidak perlu mengatakan atau memberi julukan berlebihan pada seseorang hanya karena nampak aktif dari satu segi kebaikan yang kebetulan baru bisa dilakukan oleh seseorang . Saya pribadi merasa malu mendapat predikat terlalu tinggi sementara tak seberapa yang bisa dipersembahkan untuk masyarakat yang kita cintai bersama ini.

Kesimpulannya, pemuka masyarakat adalah orang yang sangat luar biasa dengan kepribadian dan sikap mempesona / terpuji, menjadi panutan / contoh , kehadirannya dapat mebuat suasana menjadi nyaman dan damai. Harapan saya dan juga orang lain suatu saat dapat menjadi pemuka masyarakat yang sungguh-sungguh dapat mengayomi dan melindungi masyarakat. Kalau sekarang masih jauh dan perlu belajar menjadi pemimpin yang baik dulu, belum pantas mendapat julukan pemuka masyarakat.