Rabu, 11 Februari 2009

TANPA PAMRIH

Burung-burung membuka hari dengan nyanyian penuh arti, udara lembut mengalun dengan sedikit embun menambah suasana pagi makin berseri, dan cahaya matahari menyapa penuh kehangatan dan memberi harapan. Lalu sedang apa kita dengan semua yang luar biasa indah ini? Adakah kita bersyukur ataukah kita merenung, siapa yang menyediakan semua kebutuhan hidup, yang selalu ada setiap mata ini terbuka?

Manusia banyak melakukan penelitian dan penemuan baru yang bermanfaat bagi banyak orang, penghargaan dan jasa selalu diberikan bagi siapa saja yang berhasil menemukan sesuatu yang berguna bagi masyarakat luas. Bahkan manusia berlomba dan berkompetisi untuk menjadi nomor satu, sehingga dunia akan mengenalnya sebagai ilmuwan atau scientis. Pernahkah kita berfikir, siapa yang membuat tanaman menjadi banyak dan setiap hari ada suasana baru yang penuh dengan segala kebutuhan hidup untuk semua makhluk hidup? Dan siapa Yang menyediakan itu semua? Dan mengapa kita tidak menyediakan penghargaan untukNya?

Dia memberi tanpa pamrih, Dia membuat banyak hal tanpa minta imbalan dan bayaran, Dia melakukan semuanya itu dengan Kasih, bukan ingin diberi tepuk tangan meriah, Dia yang tidak pernah menyakiti, Dia yang selalu ada setiap kita memanggilNya, Dia bersikap adil dan penuh kelembutan menyapa kita / tidak kasar. Lalu kemana saja kita selama hidup ini yang sudah memakai segala ciptaanNya dan bahkan menggunakan tanpa permisi, bahkan terkadang merusaknya. Sadarkah kita suatu saat nanti kita kembali padaNya? Lalu apa yang akan kita katakan nanti bila kita berjumpa denganNya? Minta maaf?..... atau mengucapkan kata terimakasih?

Pelajaran baik untuk kita semua, bisakah kita mencoba/ berusaha melakukan yang terbaik bagi sesama tanpa minta balasan. Andai kita berbuat sesuatu yang bisa menyenangkan banyak orang, lalu ada yang meremehkan atau menghina pekerjaan kita, bisakah kita tetap tenang, seperti Dia telah memberi contoh untuk kita. Bukankah banyak hal baik yang Dia berikan untuk kita terkadang kita mencampakkannya? Bila kita masih mudah sakit hati atau menerima caci maki dari orang lain dengan amarah kita, maka sebenarnya kita minta penghargaan atas segala sesuatu yang telah kita lakukan. Karena kita menganggap orang yang mengejek kita tidak tahu diri atau kurang mau mengerti atas segala keberhasilan kita. Dan kita sebenarnya tak ubahnya dengan para pendosa yang bisa berbuat baik pada orang yang mau mengerti dengannya.

Belum terlambat untuk memperbaiki diri dan mari berusaha melakukan segala sesuatu dengan tanpa pamrih, sehingga tercipta suasana damai seperti kita harap bersama untuk selalu hidup damai sekarang dan di akhir nanti. Tuhan tidak pernah tinggalkan kita, tapi kita yang sering melupakan Dia dan meninggalkanNya, dan setelah kita jatuh baru kita kembali padaNya. Untuk itu, anggap saja kita sekarang jatuh, lalu kita bangkit dan kembali padaNya ( bertobat) sebelum kita tidak bisa lagi berkata " ampuni kami Tuhan "

HARUSKAH KITA KATAKAN BENAR BENAR BEGO ?

Satu hal istimewa yang bisa kita acungi jempol adalah menyadari kesalahan dan kekurangan diri. Namun terkadang bisa kita lihat, ada orang yang sangat terbuka dan ceplas-ceplos akan keadaan dirinya, bahkan rela kalau dirinya sebagai bahan untuk ditertawakan. Aneh, ada saja orang yang benar-benar bego dan menyadari kebegoannya, terkadang kompensasi kekurangan dan kesalahannya dengan memanfaatkan kondisi begonya itu, agar orang memaklumi bahwa dia benar-benar bego. Memang aneh tapi nyata

Tulisan ini bukan ungkapan tidak menghargai orang lain, namun sebagai antisipasi menyikapi orang yang lain dari yang lain, meskipun bukan berasal dari dunia lain. Kita akan sulit menghadapi orang yang benar-benar bego ini dan kebiasaan orang ini mengajak orang lain bernasib seperti dirinya agar bisa dianggap sama-sama bego.

Mengapa memakai kata-kata " bego "?, sebenarnya kata bego ini masih halus untuknya, harusnya lebih dari itu ( sebut dalam hati kata apa yang lebih pantas ! ). Satu contoh, apa yang kita bisa katakan atau lakukan pada orang yang memberi kita makanan atau hadiah, padahal kita kurang suka atau kurang memerlukan pemberian itu? Apakah kita akan katakan " tidak mau! " atau "Hanya seperti itu saja diberikan! "? , kita pasti tidak akan ungkapkan kata-kata itu, tapi bagi si bego akan terang-terangan berani mengatakan apapun, dan dia sangat yakin, apapun kata-kata yang terucap dari mulutnya tidak akan menyakiti orang lain. Pernah juga suatu hari ada seorang perempuan ( temannya ) yang sakit-sakitan, dan perempuan itu belum menikah, lalu apa yang dikatakan oleh si bego itu? Dia mengatakan : " kalau kamu kawin, kamu tidak akan penyakitan. " Gila tidak orang semacam itu? Salah tidak kalau kita mengatakan padanya dengan kata " benar-benar bego "? Mungkin kita bisa berdoa untuknya demikian, ya Tuhan ampunilah dia karena dia tidak tahu apa yang dia katakan, namun mengapa kita tidak lakukan hal itu? Orang itu sungguh-sungguh dengan kesadarannya mengatakan dan merasa tidak bersalah meskipun diingatkan demikian" jangan bilang seperti itu, masalah pribadi sangat menyakitkan untuk diatur-atur orang lain! " Dengan nasehat itu dia bahkan bekata yang menegur dia hanya terlalu mengada-ada. Aneh kan? benar-benar bego kan?, buktinya diingatkan baik-baik dia bisa berdalih dan bahkan menyalahkan kita.

Bagaimana menghadapi orang bego seperti itu? Jawabnya, jangan pernah berurusan yang serius atau yang pakai mikir atau berlogika, karena orang semacam ini malas dan tidak suka dengan belajar atau pekerjaan yang rapi, tetapi bercanda dan tertawa-tawa yang santai dia sangat suka. Karena orang bego tidak pernah mau mikir? Sabar sesabar-sabarnya saja!!!!!! Doakan panjang umur, supaya lengkap dunia ini ada yang bego dan ada yang pintar. Lalu kita termasuk pintar atau bego? yang pasti kita tidak jauh dari si bego itu, karena mengapa kita mikirin orang bego?, si bego saja tidak pernah berfikir? Capek deh!!!!! Jangan terlalu serius . . . nanti kita menjadi bego beneran! Haaaaaaaaaa

PENGARUH BURUK

Dikemas secara rapi, menarik, memikat bagi pendengarnya, dan penuh ekspresi diungkapkan dengan kata-kata yang hampir tidak terputuskan. Sesekali wajah nampak marah dan melampiaskan emosi, dengan harapan pendengar memberi komentar atau ikut memberi masukan dan menilai sama seperti yang diungkapkannya, karena harapannya seluruh dunia ikut membenci orang yang dibencinya, ganti waktu dan ganti orang tidak akan pernah capai mengulang kisah atau cerita yang sama.

Cerita ini adalah pekerjaan seseorang yang mencari dukungan atau niatan ingin mempengaruhi orang lain untuk ikut atau bersama-sama membenci orang yang dirasa sebagai musuh/ lawan/ saingan/ atau lebih unggul dari dirinya ( cemburu / iri dengan banyak hal yang orang lain punya atau bisa sedang dirinya tidak bisa ).

Wajah tidak bisa santai, muka seperti dua kali lipat menua, dahi nampak tegang, terbersit senyuman yang pudar atau tidak tulus karena hanya berpura-pura, hal ini tak disadarinya meski orang itu sebenarnya tidak kekurangan kasih sayang dan tidak kurang materi pula. Lalu apa yang kurang? Yang pasti orang ini tidak bisa memahami dirinya bahwa kualitas diri, orang lain yang tahu bukan dinilai sendiri dan diyakini bahwa orang lain pasti menilai sama dengan penilaian dirinya. waduhhhh ????

Terkadang penyesalan muncul juga pada dirinya, namun sesaat kambuh lagi dan mencari sasaran atau obyek lain yang bisa dijadikan sumber berita, dan seperti biasa, pasti menemukan hal-hal yang bersifat sumbang atau ganjil yang bisa menjadi berita menarik, sehingga dia dapat sebagai pionir yang mampu menciptakan kebencian untuk seseorang yang tidak sepaham atau orang yang dirasa lebih darinya. Setiap ada kekurangan pada dirinya, tidak pernah dia kesulitan untuk mencari kambing hitam sebagai sasaran untuk pembenaran diri. Dan herannya dengan ilmu apa sampai-sampai banyak orang terhipnotis percaya dan mudah mendapat pengaruh buruk semacam itu?

Permasalahannya bagaimana cara menghindari pengaruh buruk dari orang seperti itu ? Sebenarnya sangat mudah untuk mengatakan tidak dan bebas dari pengaruhnya, syaratnya kita harus mau jadi kurban kebenciannya. Usahakan bisa memberi pelajaran agar orang itu menyadari, bahwa siapapun orangnya sebenarnya tidak suka dengan tabiatnya yang membisiki atau mempengaruhi hal-hal yang tidak baik. Harus dijelaskan bahwa banyak orang diam atau mendengarkan pengaruhnya itu hanya sekedar menghormati agar tidak ada keributan dan tidak ada kebencian, bukan semata-mata mendukung sikap tak terpuji itu. Bila orang itu menyadari hal ini, pasti akan terpukul berat, dan segala luka yang pernah dibuatnya untuk orang lain, tak separah luka yang dideritanya, ( kalau menyadari ...... )

Ada cara lain untuk menyikapi pengaruh buruk semacam itu, yaitu dengan hindari komunikasi, kurangi pertemuan dan tetap baik atau ramah kalau kepergok atau tak sengaja berpapasan, namun jangan sekali-kali beramah-tamah kalau tidak penting. Lakukan hal ini sampai orang itu tahu kalau kita sengaja mengambil jarak. Kita tidak akan merasa sedih karena kita tidak menyimpan kebencian pada siapapun, kita nyaman-nyaman saja karena kita hanya berencana baik untuk tidak terpengaruh dengan pengaruh buruk. Apapun yang bisa membuat kita terjerat dalam dosa atau jauh dari kedamain, kita harus berani mengatakan sekeras-kerasnya ( dalam hati ) TIDAK! ( aneh kan? bagaimana bisa teriak keras dalam hati? Ya.... seaneh menghadapi orang aneh semacam ini.) Nasehat orang bijak: " sabar saja, dan lapangkan dada ". Amin

Senin, 09 Februari 2009

INGIN TETAP RAMPING SETELAH MELAHIRKAN?

Siapapun akan tertarik dengan penawaran yang menggiurkan, terlebih masalah postur tubuh seorang wanita. Yang tertarik bukan hanya kaum wanita, tetapi laki-laki ikut serta melihat dan ingin tahu, seperti apa bentuk badan ideal seorang wanita. Disini ingin membahas bagaimana menjaga agar badan tetap ramping dan menarik sekalipun pernah berkali-kali melahirkan.

Bukan rahasia lagi kalau perempuan berbadan dua alias sedang mengandung atau hamil, sangat malas untuk melakukan aktivitas seperti biasanya. Disamping faktor hormonal yang mengganggu sistem saraf pusat, biasanya perempuan hamil dimanjakan oleh suaminya untuk tidak boleh melakukan ini dan itu, untuk menjaga janin yang ada di rahim istrinya ( agar tumbuh dengan baik ). Akibatnya berat badan menjadi bertambah dengan pesat, dan ada kekhawatiran bagi wanita hamil, apakah berat badannya nanti dapat kembali seperti sedia kala seperti saat sebelum hamil.

Pada wanita ada dua hormon yang saling berlawanan, yaitu hormon progesteron yang salah satu fungsinya dapat membantu elastisitas membesarnya rahim, dan kebalikannya hormon estrogen yang dapat membantu rahim untuk mengecil kembali. Saat hamil sebaiknya tetap melakukan aktivitas meskipun sangat sederhana, karena akan membantu pembentukan hormon yang seimbang, baik untuk membesarnya rahim ataupun mengecilnya rahim setelah melahirkan. Dan pada saat menyusui seorang ibu hendaknya pada posisi duduk / tidak sambil tiduran, agar mengalirnya asi dapat lancar dan sistem peredaran darah ibu yang menyusui juga lancar. Manfaatnya, anak atau bayi yang minum asi lebih nyaman pada posisi yang baik, dan untuk ibu bermanfaat ganda, yaitu ibu tidak akan terkena varises serta bentuk badan akan tetap baik dan ramping seperti sedia kala, karena seluruh hormon akan membantu memulihkan postur tubuh ke bentuk semula. Apakah ada yang mau membuktikan? Saya sudah membuktikan !!!!

Jumat, 06 Februari 2009

DAUN BERBULU SAMA DENGAN ULAT BULU

Kulit tubuh kita sensitif dengan bulu-bulu halus yang menyebabkan gatal. terkadang sampai muncul bentol-bentol merah dan merata disekujur tubuh. Apakah setiap bulu pada hewan atau pada tumbuhan dapat menyebabkan gatal? Bila pertanyaan ini muncul dari seorang anak SD yang masih kecil, pastilah kita akan mengatakan pertanyaan bagus sekali, dan kalau kita seorang guru pasti akan memberikan penjelasan sedemikian rupa agar anak mampu memahami apa yang kita bicarakan ( penjelasan disesuaikan daya tangkap dan daya nalar anak ), karena kebetulan baru saja saya melihat anak kecil kulit memerah dan gatal-gatal dan melihat saya langsung bertanya, padahal saya tidak mengenal anak itu, mungkin dia membaca wajah saya pasti ada jawabannya. Wah anak kecil pinter meramal..... dan inilah penjelasan saya.

Sebenarnya daun berbulu dan ulat bulu yang menyebabkan gatal adalah bila bulu-bulu muncul dari bagian dalam atau pada jaringan epidermis dimana pada jaringan itu menghasilkan zat racun dan bila bulu-bulu itu menusuk pori-pori kulit kita, pasti racun itu akan menyatu dengan darah, meskipun sangat sedikit, racun itu tetap akan dibawa darah muter-muter keseluruh tubuh sebagai zat asing, akibatnya darah berusaha menetralisir racun itu, terkadang darah kalah, maka darah mati dan nampak merah pada kulit. Rasa gatal akibat perubahan suhu yang sangat cepat pada darah meskipun sangat rendah perubahannya tetap akan mengakibatkan gatal-gatal pada kulit, karena pada kulit terdapat saraf peraba, apa lagi proses pada kulit tidak jelas terdeteksi oleh saraf peraba, justru rasa gatal makin menjadi-jadi, dan bila kita garuk akan terasa puas karena dengan kita garuk, akan muncul panas pada kulit, dan bila salah satu ujung saraf peraba dapat mendeteksi, maka rasa gatal akan sembuh atau hilang.

Kalau bulu-bulu yang merupakan modifikasi kutikula daun demikian juga pada ulat, bulu-bulu itu pasti tidak menyebabkan gatal. Seandainya ada rasa gatal sebenarnya hanya seperti gatal kalau kita usai potong rambut ada potongan rambut yang kecil-kecil mengakibatkan gatal-gatal yang tidak akan menimbulkan bentol-bentol. ( sebenarnya risih dengan bulu-bulu atau potongan rambut yang terkadang nusuk-nusuk kulit kalau kita kibaskan, dan tersa seperti gatal ).

Selanjutnya, waspadai ulat bulu yang bulu-bulunya sulit lepas pasti gatal, tetapi bulu ulat yang mudah lepas dan ulat menjadi gundul justru tidak mengakibatkan gatal walau terkadang bulu berwarna-warni menggelikan dan mengerikan. Demikian juga bulu-bulu pada tanaman, yang sulit lepas biasanya mengakibatkan gatal dan panas pada kulit, bagi yang tidak tahu akan menuduh ulat bulu penyebabnya. Tanaman yang bulu-bulunya mudah lepas tidak menyebabkan gatal. Jadi..... ulat bulu sama dengan bulu-bulu pada daun, dalam pengertian cara membela diri dengan bulu-bulunya..... dan kita tidak takut sekarang, karena kita bisa waspada bila berada di perkebunan atau berada di dekat tanaman. Yang senang berkebun sebaiknya anda tahu!!!

Kamis, 05 Februari 2009

SEHIDUP SEMATI DENGAN KAMBING HITAM

Sering kita mendengar kata " kambing hitam " yang dapat diartikan secara denotatif dan konotatif. Secara denotatif kambing hitam adalah kambing yang dipiara mang Ujang yang kemarin sudah beranak 4 ekor, dan kambing hitam itu sangat disayangi keluarga mang Ujang, karena dapat memberi penghidupan pada keluarga mang Ujang. Bila arti secara konotatif, mendapat kambing hitam ini tidak ada yang suka, namun sering menggunakannya, karena kambing hitam yang ini tidak usah membeli, tinggal ambil kapanpun memerlukan ( awas jangan terlalu banyak makan kambing hitam yang satu ini, bisa-bisa masuk neraka didunia dan akherat . . serammm )
Mencari kambing hitam dalam pengertian melempar kesalahan atau pembenaran diri dengan mengalihkan pada obyek lain ( bisa berupa benda, hewan, tumbuhan atau manusia ). Secara turun temurun kita sudah diajari dan mengajari anak kita bahkan sejak balita. Satu contoh, bila anak kecil atau bayi kecil kepalanya kena tiang penyangga Box tempat tidur bayi itu, lantas ibu anak itu akan mengatakan " diam sayang... jangan menangis ya??... tiang besi ini yang nakal ya??? " , padahal yang salah adalah ibunya sendiri tidak hati-hati saat mengangkat anaknya dari tempat tidur atau dari box bayi itu.
"Kambing hitam" umurnya terlalu tua tetapi tetap menarik karena tidak bisa keriput atau terkena rematik, tidak pernah orang bosan mengambil / mendekatinya, bahkan menyimpannya sampai mati. Wah-wah... sumpah sehidup semati dengan kambing hitam nihhhh?
Sepandai-pandainya melempar kesalahan pada orang lain, suatu saat pasti akan mendapat imbalan sesuai perbuatan yang sesungguhnya. Bagi pemelihara " kambing hitam " segera bertobat sebelum hukuman kekal menimpa, dan jangan pikir orang lain tidak mengetahui kalau kita memelihara " kambing hitam " yang mematikan itu. Kalau kita bisa pintar, orang lainpun mungkin lebih pintar, jadi yang baik itu orang lain yang memaklumi kita menggunakan kambing hitam, bukan karena orang lain yang tidak tahu kalau kita gunakan dia sebagai kambing hitam. Sadar dari sekarang saja yuuuukk Amin

MAU TIDUR DI KELAS ???

Banyak memikirkan sesuatu dan memforsir diri untuk bekerja atau melakukan kegiatan yang diluar batas kemampuan tubuh, akan membuat lelah atau capai, dan otomatis akan terasa mengantuk yang tak terkendali, bila memaksakan diri untuk melanjutkan kegiatan akan terasa berat untuk membuka mata. Bagi siswa akan menjadi beban yang sangat menakutkan bila mengantuk di kelas, dan obat ngantuk adalah tidur.
Hampir tiap hari ada tugas atau pekerjaan rumah yang harus dikerjakan siswa, sementara siswa punya program sendiri diluar kegiatan sekolah. Lalu apakah ada dispensasi untuk siswa yang benar-benar memiliki daya tahan tubuh kurang maksimal untuk tidur sesaat di kelas atau di UKS atau diberi kesempatan mengatasi rasa kantuknya itu agar dapat mengikuti pelajaran dengan baik? Bila memaksakan diri mengikuti pelajaran sambil mengantuk tidak ada manfaatnya, yang ada hanya menambah masalah, sementara tidak ada dispensasi untuk tidur disekolah kecuali yang sakit boleh istirahat sebentar di UKS ( tidak untuk seharian, karena kalau sakit yang berat harus berobat atau pulang ).
Agar tidak mengantuk di sekolah, secara sederhana dapat dilakukan dengan cara membangunkan seluruh sel tubuh alias berolah raga pada pagi hari ( setelah bangun tidur ). Bisa menggerakkan badan / yang pasti seluruh badan ikut bergerak ( berenang atau lari ditempat ), tidak perlu lama tetapi yang diperlukan adalah yakinkan bahwa seluruh sel tubuh sudah bangun, karena sesungguhnya saat kita bangun tidur belum tentu sel-sel tubuh seluruhnya sudah bekerja dengan baik, apa lagi bila badan terlalu capai. Bila kita lakukan denga baik, maka setiap sel tubuh menghasilkan energi yang siap dipakai untuk beraktivitas, badan terasa ringan dan yang pasti tidak mengantuk.
Rasa kantuk dapat disebabkan karena energi yang akan digunakan untuk aktivitas belum cukup, dan saraf para simpatik akan memperlambat kerja sistem organ tubuh, badan terasa berat dan lemas, tetapi bila kita bangunkan sel-sel tubuh dengan olah raga pagi, maka energi akan cukup untuk beraktivitas, saraf simpatik yang memacu kerja semua sistem organ.... dan hasilnya selamat tinggal kantuk dan selamat mengikuti pelajaran di sekolah tanpa harus mengantuk. ( Lalu tidur di kelas...? ? ? .... Tidak... lah ....yauuu atau Iya... dong..... yukkkk??? )